TIMIKA, pojokpapua.id – Sebanyak 27 orang calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika jalur pengangkatan telah lolos seleksi administrasi dan wawancara. Panitia Seleksi (Pansel) akan melanjutkan tahapan berikutnya untuk memilih 9 nama yang akan dilantik sebagai anggota DPRK jalur pengangkatan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Mimika, Yan S. Purba, pada Selasa (26/11/2024), menegaskan bahwa proses seleksi yang telah dilaksanakan murni dilakukan oleh Pansel tanpa adanya intervensi dari pihak manapun, termasuk Penjabat (Pj) Bupati maupun Kesbangpol.
“Dari 27 orang yang lolos seleksi ini, semua merupakan hasil murni dari pemilihan Pansel tanpa intervensi dari Pj Bupati maupun Kesbangpol,” ujar Yan.
Ia juga menyampaikan bahwa nama-nama 27 calon yang lolos telah diserahkan kepada Pj Bupati Mimika. Sesuai prosedur, Pansel wajib mengumumkan nama-nama tersebut kepada publik melalui berbagai media, baik cetak, elektronik, maupun virtual, agar proses berjalan transparan. “Pansel harus mengumumkan ke publik melalui media cetak, elektronik, dan virtual,” tambahnya.
Yan menjelaskan, jika ada pihak yang merasa keberatan dengan hasil seleksi 27 nama tersebut, mereka diberikan waktu tiga hari untuk mengajukan keberatan ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 106. PTTUN nantinya akan memeriksa kembali berkas dan proses seleksi sebelum memberikan keputusan.
Setelah proses di PTTUN selesai dan tidak ada masalah, Pansel akan menetapkan 9 nama anggota DPRK definitif. Nama-nama tersebut kemudian akan diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten Mimika kepada Gubernur Papua Tengah untuk disahkan. Namun, jika PTTUN menemukan sanggahan yang sah, maka proses penetapan oleh Gubernur akan ditunda hingga semua persoalan terselesaikan.
Yan berharap seluruh proses berjalan lancar agar pelantikan dapat segera dilaksanakan. Meski waktu pelantikan belum ditentukan, ia optimis Mimika dapat menjadi contoh keberhasilan proses seleksi DPRK di Tanah Papua.
“Mudah-mudahan tidak ada halangan. Kita selalu berpikir Timika jadi contoh untuk Tanah Papua, mudah-mudahan kita yang duluan,” tutup Yan.
Dengan harapan proses berjalan transparan dan tanpa kendala, Pemkab Mimika terus mendorong agar seleksi ini menghasilkan anggota DPRK yang kredibel dan mampu mewakili kepentingan masyarakat Mimika secara optimal.(*)











Komentar