TIMIKA, pojokpapua.id – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar telah menugaskan Lembaga Survei Indonesia (LSI) untuk melakukan penjaringan figur bakal calon bupati dan wakil bupati yang akan diusung dalam Pilkada 2024.
Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Mimika, Rizal Pata’dan, mengungkapkan bahwa partainya mempercayakan pemilihan awal kandidat kepada LSI sebagai lembaga survei yang memiliki kompetensi. Proses ini dilakukan untuk menemukan figur yang layak diusung dari Kabupaten Mimika.
“Langsung dari DPP Partai Golkar, tim dari LSI diturunkan untuk menilai figur yang pantas diusung dari Kabupaten Mimika,” jelas Rizal.
Meskipun Partai Golkar menjadi pemenang Pemilu Legislatif 2019 di Kabupaten Mimika dengan 7 kursi DPRD, mereka tetap dapat mengusung bakal calon bupati dan wakil bupati tanpa berkoalisi dengan partai lain. Namun, partai tersebut juga terbuka untuk berkoalisi jika diperlukan dalam proses pengusungan calon.
“Dalam hasil survei LSI nanti, kami juga tidak menutup kemungkinan bagi partai lain yang ingin berkoalisi,” jelasnya.
Dari hasil survei LSI untuk Partai Golkar, terungkap empat nama bakal calon bupati, yaitu Fernando Yansen Tinal, Piter Yan Magal, Alexander Omaleng, dan Maximus Tipagau. Dari keempat bakal calon bupati tersebut, akan dipilih satu nama melalui tiga kali survei. Nama calon bupati yang akan diusung Partai Golkar diharapkan dapat diumumkan paling lambat bulan depan.
“Proses survei sudah berjalan, minggu kedua ini. Bulan depan akan ada satu nama yang terpilih,” ungkapnya.
Rizal menjelaskan bahwa setiap kandidat akan mempresentasikan diri, visi, dan misinya kepada DPP Partai Golkar. Setelah presentasi, DPP Partai Golkar akan menentukan satu nama bakal calon bupati yang akan diusung secara resmi.
“Nantinya, empat kandidat akan mempresentasikan diri di depan DPP, dan satu nama akan terpilih. DPP kemudian akan menentukan calon bupati yang akan diusung,” tambahnya.(*)











Komentar