TIMIKA, pojokpapua.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Mimika meluncurkan Program Strategi Peningkatan Pelayanan dan Tata Kelola Rumah Sakit Melalui Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit Terintegrasi, yang disebut “Spektakuler Rumah Sakit.” Program ini dirancang untuk memperkuat pelayanan kesehatan melalui sistem informasi manajemen yang canggih dan terintegrasi, serta sosialisasi yang dilaksanakan pada Jumat (25/10/2024) di ruang rapat RSUD Mimika.
Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Mimika, Willem Naa, menyampaikan bahwa program ini menjadi langkah penting dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang cepat, tepat, dan efisien. “Pelayanan kesehatan yang terpadu dan modern hanya bisa dicapai dengan sistem informasi yang terintegrasi, memungkinkan pengelolaan data pasien lebih cepat dan transparan,” ujarnya.
Program ini, lanjut Willem, dirancang untuk menyederhanakan alur pelayanan, meningkatkan pengawasan secara real-time, dan mendorong transparansi dalam tata kelola rumah sakit. Pemerintah daerah sangat mendukung upaya RSUD Mimika ini, dan Willem berharap inisiatif tersebut dapat diadopsi sebagai model bagi rumah sakit lain di Mimika.
Direktur RSUD Mimika, dr. Antonius Pasulu, menyebut bahwa program Spektakuler Rumah Sakit merupakan bagian dari inovasi yang muncul dari pelatihan kepemimpinan nasional, dengan tujuan memberikan respons terhadap peningkatan jumlah pasien, kebutuhan pelayanan yang akurat, serta tata kelola rumah sakit yang modern. “Program ini memberikan manfaat signifikan, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan, efisiensi operasional, hingga kepuasan pasien,” ungkapnya.
Selain manfaat internal, seperti meningkatkan koordinasi antar-departemen dan akuntabilitas, program ini juga akan membawa dampak eksternal yang mencakup peningkatan kepercayaan publik, dukungan transformasi digital, dan efisiensi dalam pengelolaan klaim dan pembayaran.
Program Spektakuler Rumah Sakit berbasis Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) yang mengintegrasikan berbagai alur pelayanan rumah sakit, termasuk rekam medis elektronik, aplikasi kedisiplinan pegawai (Atmost), pendaftaran online (Sipoli), dan aplikasi pelaporan mutu (Simpel Imut). Aplikasi eksternal seperti BPJS Kesehatan, Satu Sehat dari Kementerian Kesehatan, dan RS Online juga sudah terhubung dalam sistem, yang nantinya akan terintegrasi dalam SIMRS sebagai bagian dari Sistem Informasi Kesehatan Nasional.
Anton menambahkan bahwa pengembangan sistem ini didukung penuh oleh kolaborasi yang kuat antara RSUD Mimika, pemerintah daerah, tenaga medis, dan stakeholder lainnya. “Kami berharap seluruh pihak dapat terus mendukung keberlanjutan program ini demi peningkatan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat Mimika,” pungkas Anton.(*)











Komentar