oleh

Papua Athletic Center Jadi Penghasil Atlet Untuk Indonesia

TIMIKA, pojokpapua.id – Papua Athletic Center (PAC) yang berpusat di Timika telah menjadi wadah bagi atlet muda Papua untuk mengembangkan bakat dan kemampuan mereka di bidang olahraga atletik. Melalui kerja sama antara PT Freeport Indonesia (PTFI) dan Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI), PAC berfokus pada pengembangan sumber daya manusia melalui olahraga, sekaligus membangun pondasi akademis bagi para atlet.

Coach Muchtar, pelatih di Papua Athletic Center, menjelaskan bahwa sejak berdirinya PAC, mereka telah menunjukkan hasil yang memuaskan. “Puji Tuhan, dalam tiga tahun terakhir kami berhasil menyumbang tiga medali di ajang Philipine Open pada Maret 2023,” ungkapnya.

Total perolehan medali PAC di berbagai kejuaraan, baik di dalam maupun luar negeri, mencapai 21 medali dengan rincian 8 emas, 7 perak, dan 7 perunggu. Atlet PAC telah berkompetisi di negara-negara seperti Singapura, Thailand, Taiwan, China, Vietnam, serta di sejumlah daerah di Indonesia, seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Dukungan PT Freeport Indonesia menjadi faktor utama dalam perkembangan PAC. “Terima kasih kepada PT Freeport atas dukungan yang mereka berikan. Tanpa dukungan tersebut, adik-adik atlet kami tidak akan mudah berkembang dan bersaing di tingkat internasional,” ujar Coach Muchtar.

PAC saat ini memiliki 19 atlet yang didukung oleh fasilitas lengkap, termasuk fisioterapi dan media. Meski demikian, tantangan tetap ada, terutama dalam membentuk disiplin para atlet yang datang dari berbagai daerah di Papua dan belum terbiasa dengan sistem training center yang ketat. “Kami terus membentuk kedisiplinan mereka agar bisa berprestasi lebih tinggi,” tambahnya.

Dari 19 atlet, 7 di antaranya masih bersekolah, sementara 4 lainnya sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Beberapa atlet bahkan telah mewakili kampus mereka di turnamen atletik internasional. Target jangka panjang PAC adalah melahirkan atlet-atlet unggul yang mampu mewakili Indonesia di ajang internasional, termasuk SEA Games. “Harapannya, ada atlet dari PAC yang dapat mengharumkan nama Indonesia, Papua, dan juga Freeport,” kata Coach Muchtar.

PAC tidak mungkin terwujud tanpa dukungan penuh dari PT Freeport Indonesia. Berkat Freeport, PAC juga memiliki akses ke fasilitas pelatihan terbaik di Mimika Sport Complex (MSC) dengan atlet-atlet yang menginap di Wisma Atlet.

PAC menjadi salah satu dari dua pusat Pelatnas Atletik desentralisasi di Indonesia, satu di Jawa dan satu lagi di Papua. Dengan adanya pelatnas di Timika, atlet-atlet Papua kini memiliki kesempatan berkembang tanpa harus mengikuti seleksi di Jakarta, mereka bisa langsung berlatih di tempat yang telah disediakan di Mimika.

Dengan visi besar untuk membawa atlet Papua ke panggung dunia, Papua Athletic Center terus berkomitmen melahirkan talenta-talenta handal yang dapat bersaing di kancah internasional.(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed