TIMIKA, pojokpapua.id – Maskapai PT Reven Global Airtranspor diketahui telah melakukan penerbangan ke Lapangan Terbang (Lapter) Noema tanpa izin dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Mimika.
Kepala Dishub Mimika, Jania Basir Rantedanun, Senin (10/3/2025), mengatakan pihaknya baru menerima berita acara hasil verifikasi kelayakan penggunaan Lapter Noema pada 6 Maret 2025 dari Otoritas Bandara (Otban). Namun, tanpa persetujuan Dishub, maskapai PT Reven Global Airtranspor sudah menerbangkan pesawat ke Lapter Kampung Pilikgom-Noemun, Distrik Jila, pada Jumat (7/3/2025).
“Berita acara verifikasi baru kami terima sore 6 Maret dari Otban, tapi mereka sudah terbang tanpa izin Dishub. Di mana-mana, lapangan terbang itu harus diverifikasi dulu, harus dites landing dulu. Semua ada aturannya. Kalau terjadi sesuatu, siapa yang bertanggung jawab? Kami belum melakukan tes landing,” ujar Jania.
Jania menjelaskan bahwa dalam verifikasi Lapter bersama Otban pada 26 Februari lalu, Dishub sudah menghubungi PT Reven Global Airtranspor dan Susi Air. Namun, kedua maskapai ini menyatakan belum bersedia melakukan tes landing di Lapter Noema karena beberapa alasan. Maskapai tersebut sempat menyatakan kesiapan untuk melakukan tes landing pada awal Maret.
“Belum ada konfirmasi kembali ke Dishub, tiba-tiba mereka sudah mengangkut penumpang,” lanjut Jania.
Terkait penerbangan perintis, Dishub sering dituding tidak memperhatikan kebutuhan transportasi masyarakat. Namun, Jania menegaskan bahwa pemerintah selalu memperhatikan kebutuhan tersebut, tetapi tetap harus mematuhi aturan.
“Kami masih dalam tahap verifikasi, belum keluar hasilnya, mereka sudah terbang. PT Reven Global Airtranspor akan kami panggil karena sebelumnya berjanji akan melakukan tes landing dulu sebelum melayani masyarakat. Lapter Noemun ini belum kami tes landing, tapi mereka sudah beroperasi,” tegas Jania.
Jania menambahkan bahwa pihaknya berharap Lapter Noemun bisa segera digunakan secara resmi, tetapi semua prosedur harus dijalankan sesuai aturan.
“Kami sudah berusaha menghubungi PT Reven, mereka bilang siap awal Maret. Tapi sebelum konfirmasi untuk tes landing, mereka sudah melayani penerbangan masyarakat. Kami akan meminta klarifikasi dari mereka,” pungkas Jania.(*)








Komentar