TIMIKA, pojokpapua.id – Pemerintah Kabupaten Mimika terus berupaya memperjuangkan pengangkatan ribuan tenaga honorer menjadi pegawai melalui mekanisme yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.
Penjabat Sekretaris Daerah Mimika, Petrus Yumte, menyampaikan bahwa dalam waktu dekat, Pemkab Mimika akan mengadakan pertemuan dengan para tenaga honorer untuk membahas proses pengangkatan ini.
“Saat ini masih ada sekitar 1.000 tenaga honorer. Mereka telah memberikan kontribusi luar biasa dan menunjukkan kinerja yang baik di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” ujar Yumte pada Rabu (22/1/2025) di Kantor Distrik Iwaka.
Sebagian besar data tenaga honorer sudah tercatat di Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Pengangkatan mereka akan dilakukan melalui mekanisme Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) setelah menyelesaikan tahapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).
“Proses ini menunggu tes lanjutan. Setelah seleksi CPNS selesai, baru masuk ke tes PPPK. Semua tenaga honorer yang datanya sudah terdaftar di BKN akan diangkat secara bertahap sesuai kebijakan pusat,” jelas Yumte.
Pemkab Mimika juga berupaya memastikan seluruh tenaga honorer dapat terakomodasi dalam sistem yang disiapkan pemerintah pusat. Data honorer yang telah dikirimkan ke kementerian kini hanya tinggal menunggu jadwal tes.
Terkait kemungkinan adanya tambahan honorer baru, Yumte menegaskan hal tersebut tidak akan terjadi karena data honorer telah diverifikasi sejak 2018 dan 2019.
“Tidak ada tambahan baru. Gaji yang diterima tenaga honorer menjadi bukti keabsahan mereka. Slip gaji dan SK honorer menjadi dokumen yang akan dilampirkan dalam proses pengangkatan ini,” tutup Yumte.(*)










Komentar