oleh

Pemkab Mimika Fokus Percepat Penurunan Stunting dengan TPPS Kampung

TIMIKA, pojokpapua.id – Pemerintah Kabupaten Mimika terus berupaya mempercepat penurunan angka stunting melalui berbagai program, salah satunya adalah sosialisasi tugas Tim Pembina Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di tingkat kampung. Sosialisasi ini berlangsung pada Jumat (6/12/2024) di Hotel Swiss-Belinn, Timika.

Regina Wenda, SSos, Plh Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Mimika, menjelaskan bahwa TPPS kampung memiliki peran krusial dalam mengakselerasi penurunan stunting.

“TPPS kampung berperan memfasilitasi pelaksanaan program, pendampingan, dan pelayanan terkait penanganan stunting di tingkat kampung, memastikan koordinasi antar pihak, serta mengawal pemantauan dan evaluasi secara berkala,” ujar Regina.

Indonesia masih menghadapi tantangan besar terkait tingginya angka prevalensi stunting pada anak. Salah satu hambatan utama adalah pelaksanaan program yang harus terintegrasi mulai dari tingkat kabupaten hingga kampung.

Sebagai tindak lanjut Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021, TPPS memiliki target menurunkan prevalensi stunting nasional menjadi 14 persen di tahun 2024 dan mendukung target pembangunan berkelanjutan hingga 2030.

Regina menambahkan bahwa berdasarkan lima pilar percepatan penurunan stunting, Rencana Aksi Nasional (RAN) telah disusun untuk mendorong konvergensi antarprogram melalui pendekatan keluarga berisiko stunting.

Tugas utama TPPS kampung meliputi,  Memfasilitasi pelaksanaan kegiatan percepatan penurunan stunting. Mendukung pendampingan, pelayanan, dan rujukan bagi keluarga berisiko stunting. Melaksanakan pendataan, pemantauan, dan evaluasi secara rutin. Mengadakan rembuk stunting minimal sekali setahun atau sewaktu diperlukan. Melaporkan hasil percepatan penurunan stunting kepada kepala kampung dan kepala distrik.

Regina juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan TPPS distrik dan kampung untuk mendukung pelaksanaan rembuk stunting tahun 2025.

Dengan langkah-langkah ini, Pemkab Mimika berharap angka stunting di wilayahnya dapat menurun secara signifikan, sekaligus memberikan dampak positif bagi kesehatan dan masa depan generasi mendatang.(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed