TIMIKA, pojokpapua.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika terus melakukan upaya penyembuhan psikologis (trauma healing) tahap kedua untuk tenaga kesehatan (Nakes) dari Puskesmas Alama yang mengalami trauma akibat insiden penembakan helikopter oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Kepala Dinkes Mimika, Reynold R Ubra, pada Senin (27/8/2024) menjelaskan bahwa trauma healing tahap pertama telah selesai, dan hasil evaluasinya menunjukkan perlunya kelanjutan untuk tahap kedua, terutama bagi empat tenaga kesehatan perempuan yang membutuhkan penanganan lebih mendalam.
“Kami masih melanjutkan trauma healing. Tahap satu sudah selesai dan hasil evaluasinya menunjukkan bahwa kami perlu melanjutkan ke trauma healing tahap kedua, khususnya untuk empat Nakes perempuan yang memerlukan penanganan lebih lanjut,” ujar Reynold.
Selain melanjutkan program trauma healing, Dinkes juga akan mengadakan pertemuan dengan tokoh masyarakat dan agama dari wilayah Alama, Jila, Hoeya, Tsinga, dan Arwanop untuk merumuskan strategi pelayanan kesehatan di Puskesmas Alama.
Meski pelayanan kesehatan di Puskesmas Alama saat ini belum berjalan optimal, Reynold menegaskan bahwa para petugas kesehatan dari Puskesmas Alama, Tsinga, Hoeya, dan Arwanop tetap diharapkan dapat memberikan pelayanan di wilayah kota, mengingat banyak warga dari daerah pegunungan yang saat ini berada di seputaran Timika.
“Pelayanan memang belum maksimal, tetapi saya sudah meminta teman-teman di Puskesmas Alama, Tsinga, Hoeya, dan Arwanop untuk memperkuat pelayanan di kota karena masyarakat dari lima wilayah pegunungan ini banyak yang tinggal di sekitar kota,” tambah Reynold.(*)








Komentar