TIMIKA, pojokpapua.id – Inspektorat Mimika menyelenggarakan penilaian mandiri maturitas penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) terintegrasi Tahun 2024. Acara ini berlangsung pada Senin (22/7/2024) di Aula Hotel Kanguru.
Penjabat Sekda Mimika, Petrus Yumte, menjelaskan bahwa sistem pengendalian intern merupakan proses dan kegiatan yang integral dalam tindakan yang dilakukan secara terus-menerus oleh pimpinan dan seluruh pegawai. Tujuannya adalah memberikan keyakinan memadai atas tercapainya tujuan organisasi melalui kegiatan yang efektif dan efisien, keandalan keuangan, pelaporan pengamanan aset negara, dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan.
Yumte menekankan bahwa SPIP adalah pengendalian sistem intern yang diselenggarakan secara menyeluruh di lingkup pemerintah pusat dan daerah. Proses penilaian mandiri dilakukan untuk mengukur tingkat maturitas penyelenggaraan SPIP, yang fokus pada tiga komponen utama: kualitas penetapan tujuan, penyelenggaraan struktur dan proses, serta pencapaian penyelenggaraan SPIP.
“Pengendalian intern pemerintah ini dilakukan untuk mencapai pengelolaan keuangan negara yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.
Untuk mencapai tujuan tersebut, menteri, pimpinan lembaga, gubernur, bupati, dan walikota wajib melakukan pengendalian atas penyelenggaraan kegiatan pemerintahan. Penguatan SPIP adalah salah satu upaya untuk meningkatkan akuntabilitas pemerintah yang mengarah pada clean and good governance melalui pelaksanaan penilaian mandiri. Hal ini diperkuat dengan Peraturan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2021 tentang penilaian maturitas penyelenggaraan sistem pengendalian intern pemerintah terintegrasi pada kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.
Yumte menegaskan bahwa penerapan SPIP terintegrasi bukan hanya tanggung jawab Inspektorat, melainkan merupakan kewajiban seluruh perangkat daerah. Semua pihak harus terlibat mulai dari manajemen perangkat daerah yang melaksanakan penilaian mandiri, menjalankan penjaminan kualitas, hingga Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sebagai evaluator.
“Saya meminta kepada seluruh kepala OPD agar berkomitmen untuk mengimplementasikan SPIP terintegrasi dengan baik dan benar di unit kerjanya masing-masing agar output yang dihasilkan dapat mewujudkan Mimika yang cerdas, aman, damai, dan sejahtera, sesuai visi bupati,” imbuh Yumte.(*)











Komentar