TIMIKA, pojokpapua.id – Dalam menyambut arus mudik Lebaran 1445 Hijriah, Otoritas Bandar Udara Wilayah X Merauke mengambil langkah strategis dengan mendirikan Posko Angkutan Lebaran. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya memberikan kenyamanan kepada para penumpang yang akan melakukan perjalanan mudik.
Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah X Merauke, Asep Kosasih Samapta, menyatakan bahwa posko tersebut berfokus pada tiga bandara utama, yaitu Bandar Udara Mopah-Merauke, Bandar Udara Sentani-Jayapura, dan Bandar Udara Mozes Kilangin-Timika. Rencana operasi telah disusun untuk memastikan kesiapan dan kelancaran pelayanan selama arus mudik.
“Posko Angkutan Lebaran ini resmi beroperasi dari H-7 hingga H+7 Lebaran. Kami telah melakukan inspeksi terhadap kesiapan bandar udara, keamanan penerbangan, fasilitas airnav, kantor SAR, BMKG, serta melakukan pemeriksaan armada-armada,” jelas Asep.
Posko ini merupakan kolaborasi antara berbagai pihak terkait, mulai dari manajemen bandara hingga keamanan, yang bertujuan untuk menyediakan pusat informasi, antisipasi, dan mitigasi terhadap berbagai potensi masalah yang mungkin terjadi.
“Pendirian posko ini bertujuan utama untuk memberikan kenyamanan kepada para penumpang,” tambahnya.
Pihak Otoritas Bandar Udara Wilayah X telah melakukan pemeriksaan terhadap armada pesawat sejak beberapa hari sebelumnya untuk memastikan bahwa semua pesawat dalam kondisi yang layak terbang.
“Dalam momen mudik lebaran ini, berdasarkan penilaian dari Jakarta, terjadi peningkatan jumlah penumpang secara nasional sebesar 4%-6%. Sebanyak 36 armada pesawat telah disiapkan untuk melayani arus mudik,” ungkap Asep.
Meskipun terjadi lonjakan jumlah penumpang, harga tiket pesawat masih berada dalam batas wajar dan tidak melampaui Tarif Batas Atas.
“Hingga saat ini, harga tiket masih dalam batas yang wajar dan tidak melebihi Tarif Batas Atas,” tambah Asep, mengakhiri keterangannya.(*)










Komentar