oleh

Dinas PUPR Mimika dan Freeport Uji Coba Air Bersih untuk 2.790 Rumah

TIMIKA, pojokpapua.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika bersama PT Freeport Indonesia melakukan kunjungan ke beberapa lokasi guna memastikan kelancaran aliran air bersih yang sedang diuji coba.

Usai mengunjungi Area Water Treatment Plant (WTP) 430 Check Point Kuala Kencana, Kepala Dinas PUPR, Ir. Dominggus Robert H. Mayaut, bersama timnya serta pihak PT Freeport Indonesia turun langsung ke sejumlah lokasi, termasuk Jalur 2 dan 3 Kelurahan Timika Jaya serta kawasan Perumahan Pemda I, Rabu (5/3/2025).

Robert Mayaut menyatakan bahwa setelah pencanangan program air bersih, sebagian masyarakat kini sudah dapat menikmati fasilitas tersebut. Saat ini, sebanyak 12.815 Sambungan Rumah (SR) telah terpasang, dengan 2.790 SR yang sudah bisa menjalani uji coba.

Air bersih dari WTP 430 Check Point Kuala Kencana saat ini mampu mengaliri kawasan SP 3, SP 2, dan sekitarnya. Untuk sementara, layanan air bersih ini masih diberikan secara gratis sambil menunggu kebijakan pengelolaan dari bupati definitif.

“Saat ini, aliran air masih dijadwalkan dua jam di pagi hari dan dua jam di sore hari. Program ini masih gratis sampai ada kebijakan dari bupati terpilih,” ujar Robert.

Robert menambahkan bahwa dalam pengelolaan air bersih ke depan, diperlukan kebijakan bupati terkait penyediaan Sumber Daya Manusia (SDM) sebanyak 35 orang serta anggaran operasional yang cukup besar. Ke depan, retribusi akan dikenakan kepada masyarakat, namun jika pendapatan retribusi tidak mencukupi, pemerintah kemungkinan harus menyediakan subsidi.

Selain itu, skema pengelolaan air bersih juga masih menunggu kebijakan bupati, apakah akan dikelola oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), pihak ketiga, atau bentuk lainnya.

“Dinas PU bertanggung jawab dalam pembangunan, sedangkan kebijakan pengelolaan ada di tangan bupati,” tambahnya.

Selama masa transisi ini, PT Freeport Indonesia memberikan dukungan dengan membiayai listrik selama satu tahun serta memberikan pelatihan kepada SDM yang bertanggung jawab atas pengelolaan air bersih.

“Kami telah menandatangani MoU dengan PT Freeport untuk mendukung pengelolaan air bersih selama satu tahun,” jelas Robert.

Pada tahap awal, program ini telah mengaliri kawasan SP 3dan SP 2. Untuk mengatasi tekanan air yang lemah, PUPR telah membangun bak penampung di SP 2. Jika uji coba tahap pertama berjalan lancar, cakupan distribusi air akan diperluas hingga ke SP 1.

“Kami juga sudah terhubung dengan sistem air di Koperapoka yang memiliki sumur dalam, sehingga jika terjadi gangguan, distribusi air bisa dialihkan,” paparnya.

Untuk memperluas jaringan air bersih, dukungan infrastruktur listrik sangat dibutuhkan. Saat ini, PUPR tengah berkoordinasi dengan PLN untuk pengadaan daya listrik sebesar 200 kVA. Menurut informasi dari PLN, mereka akan mencari trafo dari daerah lain untuk memenuhi kebutuhan ini.

“Kita jalankan sistem yang ada terlebih dahulu, dan jika PLN menyediakan trafo, maka distribusi akan diperluas,” ujar Robert.

Sementara itu, Vice President Government Relations PT Freeport Indonesia, Leni Josephina Wongsoatmod, menjelaskan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Divisi Technical Service serta Community Relations untuk mendukung operasionalisasi air bersih.

Leni menegaskan bahwa masyarakat patut bersyukur atas program air bersih ini, mengingat prosesnya memerlukan waktu yang cukup lama. PT Freeport Indonesia juga telah melakukan MoU dengan Dinas PUPR untuk pemeliharaan dalam periode tertentu serta memberikan pembinaan kepada unit yang ditunjuk untuk mengelola sistem ini.

“Kami akan mendukung pemerintah daerah dalam pemeliharaan serta operasionalisasi, termasuk membina pihak yang akan ditunjuk untuk mengelola sistem air bersih ini,” jelas Leni.

Sumber air bersih berasal dari Sungai Jayanti serta enam sumur cadangan air bawah tanah, dengan fasilitas mesin yang mampu menghasilkan 200 liter air per detik. Kapasitas ini dapat ditingkatkan hingga 500 liter per detik oleh pemerintah daerah di masa mendatang.(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed