TIMIKA, pojokpapua.id – Selama bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Provinsi Papua Tengah akan menggelar safari Ramadan di 25 masjid yang tersebar di Timika. Kegiatan ini akan berlangsung mulai 5 Maret hingga 29 Maret 2025.
Sebagai pembuka kegiatan ini, PWNU Papua Tengah mengadakan kick-off safari Ramadan di Kantor Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Mimika, yang berlokasi di Jalan Pattimura, pada Selasa (4/3/2025).
Ketua PWNU Papua Tengah, Gus Imam Mawardi, mengapresiasi seluruh donatur yang telah berpartisipasi menyedekahkan hartanya demi mendukung kegiatan safari Ramadan ini. Ia menyebut bahwa safari Ramadan ini telah menjadi tradisi yang dilaksanakan selama enam tahun berturut-turut.
“Ini adalah kegiatan yang penuh berkah. Kita meraih keberkahan yang mungkin tidak kasat mata. Alhamdulillah, safari Ramadan ini sudah kami adakan selama enam tahun,” ujar Gus Imam.
Selain mengunjungi 25 masjid, kegiatan ini juga akan diisi dengan program sahur gratis yang diselenggarakan oleh Fatayat NU.
Dalam pelaksanaannya, PCNU menggandeng berbagai pihak, termasuk TNI/Polri dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika. Gus Imam berharap, melalui safari Ramadan ini, hubungan silaturahmi semakin erat dan memperkokoh kebersamaan di Kabupaten Mimika.
Ketua Panitia Safari Ramadan 1446 H PCNU Mimika, Ibnu Hamid, menjelaskan bahwa 25 masjid yang akan dikunjungi tersebar di wilayah kota Timika hingga kawasan Sentra Pemukiman (SP). Untuk mendukung kegiatan ini, sebanyak 5000 nasi kotak telah terkumpul dari para jamaah NU, dengan total donasi mencapai Rp 250 juta.
“Setiap hari, kami akan menyalurkan 100 hingga 150 nasi kotak per masjid, disertai minuman seperti es buah, teh, dan kopi,” ungkap Ibnu Hamid.
Plt Asisten III Setda Mimika, Evert L. Hindom, mengapresiasi kegiatan safari Ramadan ini dan menyebutnya sebagai langkah positif untuk mempererat solidaritas umat dan mendukung visi serta misi kepala daerah.
Evert juga berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi dapat meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta ukhuwah Islamiyah. Lebih jauh, ia menekankan pentingnya menjaga toleransi antarumat beragama demi mempererat persatuan di Kabupaten Mimika.(*)











Komentar