oleh

Bupati dan Forkopimda Pantau Kesiapan Pemilu di Mimika

TIMIKA, pojokpapua.id – Sehari jelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) pada Rabu (14/2/2024), Bupati Mimika, Dr Eltinus Omaleng, SE MH didampingi Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra melakukan pemantauan kesiapan Pemilu di tiga distrik yakni Distrik Wania, Distrik Kwamki Narama dan Distrik Mimika Baru.

Saat kunjungan Bupati Omaleng mendengar beberapa keluhan yang menjadi kendala. Seperti di Distrik Wania, dimana honor Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di Kelurahan Kamoro Jaya dipotong. Harusnya Rp 3,5 juta menjadi Rp1,3 juta.

Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra juga membenarkan adanya laporan tersebut. Dikhawatirkan, KPPS tidak mau bekerja karena dananya dipotong. Sehingga pihak Kepolisian sedang berupaya menyelesaikan sehingga pemilu bisa berjalan.

Kepala Distrik Wania, Mathius Sedan menambahkan, persiapan Pemilu di Distrik Wania sudah berjalan. Namun yang menjadi kendala adalah tempat rekapitulasi suara tingkat distrik. Sebab dari PPD menyatakan tidak ada dana untuk sewa tempat. Untuk itu Pemerintah Distrik Wania telah mengambil kebijakan untuk membantu menyewa Gedung Tongkonan sebagai tempat rekapitulasi.

Di Distrik Kwamki Narama, meskipun ada persoalan seperti pergeseran TS namun situasi dan kondisi jelang Pemilu dipastikan aman. Bupati juga meminta agar penempatan TPS harus berdasarkan hasil pleno, tidak dpindahkan. Soal tempat rekapitulasi tingkat distrik, Pemeirntah Distrik Kwamki Narama juga sudah berseda mendukung dan berencana melakukan rekapitulasi di hotel yang ada di Timika karena pertimbangan keamanan.

Distrik Mimika Baru dengan jumlah pemilih terbanyak memiliki 400 TPS dan pemilih 140 ribu, juga ditekankan Bupati agar para penyelenggara mulai dari PPD sampai KPPS harus bekerja dengan baik dan saling berkoordinasi untuk menghindari adanya kecurangan.

Sekretaris KPU Mimika, Rony Toisuta juga menjelaskan terkait C1-KWK plano yang sempat membuat masyarakat heboh. Ia menegaskan bahwa pada Pemilu kali ini C1-KWK tidak berhologram. “Tidak ada istilah hologram karena pakai barcode untuk Sirekap,” jelasnya.

Kapolres Mimika, I Gede Putra juga meminta semua penyelenggara untuk meningkatkan koordinasi, apabila ada permasalahan di tingkat TPS langsung dikomunikasikan agar bisa diselesaikan.(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed